PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG PENYEBAB KEJADIAN HIPERTENSI MELALUI KEGIATAN INTERVENSI KESEHATAN
Kata Kunci:
Hipertensi, Lansia, Faktor RisikoAbstrak
Hipertensi tercatat sebagai penyakit dengan kejadian tertinggi di Kelurahan Rawa Barat, Jakarta Selatan, dengan prevalensi mencapai 981 kasus atau 23,7% dari total seluruh penyakit. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena hipertensi dikenal sebagai "The Silent Killer" yang berpotensi menimbulkan komplikasi fatal, terutama pada kelompok lansia. Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) merupakan bagian integral dari pendidikan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di RW 02 Kelurahan Rawa Barat, Jakarta Selatan, dengan fokus pada permasalahan hipertensi pada lansia. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form dan dianalisis menggunakan metode univariat. Penentuan prioritas masalah kesehatan dilakukan dengan Metode Bryant, sementara akar masalah dianalisis menggunakan diagram fishbone. Hasil survei menunjukkan bahwa faktor perilaku, pelayanan kesehatan, pengetahuan, genetik, dan lingkungan keluarga berkontribusi terhadap kejadian hipertensi. Intervensi yang dilakukan meliputi edukasi kesehatan, senam SEBOL (Senam Bola Anti Hipertensi), pemeriksaan tekanan darah gratis, dan penayangan video edukatif. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta lansia setelah intervensi. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan intervensi lanjutan untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia di Wilayah Kelurahan Rawa Barat.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Cornelis Novianus, Dian Kholika Hamal, Adi Kumara Mahardika, ANINDITA NUR SETIA, ANISSA SEPTIYANI, DHEA ERINDRA PRICILIANA, IMELDA JANUAR, NAURAH NURLITA, ZAHRA NAYLA PUTRI, ZULFANI ZAHRA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.