PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN RISIKO STROKE MELALUI PENGENDALIAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS BERBASIS INTERVENSI FISIOTERAPI SENAM LOW IMPACT PADA MASYARAKAT DI RW 06 DESA NAMBO TAHUN 2026

Penulis

  • Yusuf Nasirudin Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Erna Sariana Poltekkes Kemenkes Jakarta 3
  • Berliana Putri Agustin Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Muhammad Deria Adiresya Renafa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Neisya Dwi Oktavian Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Oktavyani Putri Utami Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Salma Mirela Amrudin Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Daniel Kristianto Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Dewi Meisya Fazlin Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Hazizah Nasywa Febriyanti Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Kiersten Zefanya Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Miftah Rizqi Mubarok Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Nadya Nur Najmi Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Kata Kunci:

Pemberdayaan, Hipertensi, Diabetes Melitus, Stroke, Senam Low Impact

Abstrak

Latar Belakang: Hipertensi dan diabetes melitus merupakan faktor risiko utama stroke yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat menyebabkan pengendalian penyakit kurang optimal. Tujuan: Menilai efektivitas
pemberdayaan kader kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko stroke. Metode: Program ini menggunakan desain pretest dan post-test dengan 43 responden di RW 06 Desa Nambo. Screening meliputi tekanan darah, IMT, serta pemeriksaan terbatas gula darah dan kolesterol. Intervensi berupa edukasi, pelatihan kader, dan senam low impact dua kali seminggu selama 25 menit. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi, diabetes melitus, dan pencegahan stroke. Pemahaman terkait faktor risiko dan pola hidup sehat juga meningkat. Kesimpulan: Pemberdayaan kader yang dikombinasikan dengan senam low impact efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-25

Cara Mengutip

Nasirudin, Y., Sariana, E., Putri Agustin, B., Adiresya Renafa, M. D., Dwi Oktavian, N., Putri Utami, O., … Nur Najmi, N. (2026). PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN RISIKO STROKE MELALUI PENGENDALIAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS BERBASIS INTERVENSI FISIOTERAPI SENAM LOW IMPACT PADA MASYARAKAT DI RW 06 DESA NAMBO TAHUN 2026. JURNAL KESEHATAN PENGABDIAN MASYARAKAT PORTAL ILMIAH , 1(2), 35–50. Diambil dari https://e-journal.portalilmiah.com/index.php/jkpmpi/article/view/24

Terbitan

Bagian

Artikel