PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN RISIKO STROKE MELALUI PENGENDALIAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS BERBASIS INTERVENSI FISIOTERAPI SENAM LOW IMPACT PADA MASYARAKAT DI RW 06 DESA NAMBO TAHUN 2026
Kata Kunci:
Pemberdayaan, Hipertensi, Diabetes Melitus, Stroke, Senam Low ImpactAbstrak
Latar Belakang: Hipertensi dan diabetes melitus merupakan faktor risiko utama stroke yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat menyebabkan pengendalian penyakit kurang optimal. Tujuan: Menilai efektivitas
pemberdayaan kader kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko stroke. Metode: Program ini menggunakan desain pretest dan post-test dengan 43 responden di RW 06 Desa Nambo. Screening meliputi tekanan darah, IMT, serta pemeriksaan terbatas gula darah dan kolesterol. Intervensi berupa edukasi, pelatihan kader, dan senam low impact dua kali seminggu selama 25 menit. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi, diabetes melitus, dan pencegahan stroke. Pemahaman terkait faktor risiko dan pola hidup sehat juga meningkat. Kesimpulan: Pemberdayaan kader yang dikombinasikan dengan senam low impact efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yusuf Nasirudin, Erna Sariana, Berliana Putri Agustin, Muhammad Deria Adiresya Renafa, Neisya Dwi Oktavian, Oktavyani Putri Utami, Salma Mirela Amrudin, Daniel Kristianto, Dewi Meisya Fazlin, Hazizah Nasywa Febriyanti, Kiersten Zefanya, Miftah Rizqi Mubarok, Nadya Nur Najmi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.