HUBUNGAN JARAK MONITOR DAN DURASI PENGGUNAAN KOMPUTER DENGAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA BAGIAN UMUM BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2023
Kata Kunci:
kelelahan mata, asthenopia, durasi penggunaan komputer, kesehatan kerjaAbstrak
Kelelahan mata merupakan gangguan kesehatan yang umum dialami oleh pekerja pengguna komputer dan berpotensi menurunkan konsentrasi serta produktivitas kerja. Tingginya angka kejadian kelelahan mata secara global berkisar antara 40–90%, dan faktor jarak monitor serta durasi penggunaan komputer diduga menjadi kontributor utama. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2023. Sebanyak 57 responden dipilih melalui teknik purposive sampling dari pekerja bagian umum Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta dan BNN Jakarta Selatan. Kelelahan mata diukur menggunakan instrumen Visual Fatigue Index (VFI), pencahayaan diukur menggunakan lux meter sesuai SNI 7062:2019, dan analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 serta Prevalence Ratio (PR) dengan Confidence Interval (CI) 95%. Sebanyak 61,4% pekerja mengalami kelelahan mata. Terdapat hubungan yang bermakna antara jarak monitor dengan kelelahan mata (p = 0,033; PR = 1,667; 95% CI: 1,082–2,568) dan antara durasi penggunaan komputer dengan kelelahan mata (p = 0,003; PR = 2,550; 95% CI: 1,195–5,441). Jarak monitor kurang dari 50 cm dan durasi penggunaan komputer ≥ 4 jam per hari merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian kelelahan mata pada pekerja BNN. Diperlukan penerapan kebijakan ergonomi kerja dan program istirahat mata secara berkala untuk meminimalkan risiko kelelahan mata di lingkungan kerja perkantoran.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Haris Muzakir, Nur Hana Mufidah, Arif Setyawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

