Analisis Risiko Postur Kerja Pada Pekerja UMKM Kerupuk Berdasarkan Metode REBA
Kata Kunci:
postur kerja, pekerja UMKM, REBA, ergonomiAbstrak
Postur kerja yang tidak sesuai dengan prinsip ergonomi dapat menimbulkan gangguan muskuloskeletal seperti nyeri punggung bawah, nyeri leher, bahu, dan ekstremitas atas maupun bawah dan dapat berdampak kepada kesehatan dan keselamatan kerja para pekerja UMKM kerupuk. Penelitian ini dilakukan pada pekerja UMKM kerupuk di Kecamatan Jatinegara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 75 pekerja. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling dan pengukuran ergonomi dengan Metode REBA (Rapid Entire Body Assessment). Variabel dependen dari penelitian ini adalah postur kerja. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Pada hasil univariat menunjukkan pekerja yang mengalami postur kerja dengan tingkat risiko sangat tinggi berjumlah 7 responden (9,3%), risiko tinggi berjumlah 57 responden (76%) dan risiko sedang berjumlah 11 responden (14,7%). Diharapkan para pekerja pada waktu pagi hari sebelum memulai bekerja melakukan pemanasan atau olahraga minimal 15 menit dan bekerja sesuai standar operasional prosedur kerja tidak terburu-buru untuk menghindari dari postur yang janggal dan monoton.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Cornelis Novianus

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

