PENGARUH KNEE FUNCTIONAL EXERCISE TERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA LANSIA OSTEOARTHRITIS KNEE DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI MULIA 1 JAKARTA TIMUR
Kata Kunci:
Lansia, Osteoarthritis Knee, Kemampuan Fungsional, Knee Functional ExerciseAbstrak
Latar Belakang: Osteoarthritis merupakan penyakit sendi yang paling umum ditemui di Indonesia sekitar 50%-60% pada usia lanjut. Salah satu akibat dari osteoarthritis knee yaitu menyebabkan penurunan kemampuan fungsional. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan Two Group Pre Post test Design yang dilakukan dengan Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang, 8 orang pada kelompok perlakuan diberikan knee functional exercise dan edukasi, dan 8 orang pada kelompok kontrol diberikan edukasi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu dalam 4 minggu dengan intensitas selama 30 menit. Pada kedua kelompok dilakukan pengukuran kemampuan fungsional dengan kuesioner WOMAC sebelum dan sesudah dilakukannya intervensi. Hasil: Hasil Paired Sample T-Test pada kelompok perlakuan didapatkan p-value 0,000 yang berarti memiliki perubahan signifikan knee functional exercise, sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan hasil p-value 0,104 yang berarti tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap pemberian edukasi. Simpulan: Knee functional exercise secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan fungsional lansia dibandingkan lansia yang hanya diberikan edukasi saja.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alma Nela Srihandayani, Ari Sudarsono, Rovika Trioclarise

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

